Panduan dan Tips Membeli Rumah Idaman

Siapa yang tak ingin memiliki hunian atau rumah sendiri? Biasanya yang sedang mencari rumah atau hunian baru adalah pasangan pengantin baru atau mereka yang sudah lama mengidamkan membeli rumah sendiri setelah sekian lama kontrak rumah. Dan saat ini untuk memiliki sebuah rumah idaman ada banyak cara mudah untuk mendapatkannya.

Ada dua jenis cara untuk memiliki sebuah rumah yaitu dengan cara membeli secara tunai atau membeli dengan sistem KPR. Nah cara yang kedua adalah jenis cara yang banyak orang menggunakannya demi mendapatkan hunian yang selama ini sudah diidamkannya. Apa saja tips terbaik untuk bisa memilih dan membeli rumah idaman dengan cara KPR?

Beberapa Tips Untuk Memilih dan Membeli Rumah Idaman Dengan Cara KPR

Berikut ini akan Kita bahas tuntas tentang apa saja panduan penting untuk memilih dan membeli sebuah rumah idaman dengan sistem KPR. Dengan mengetahui apa saja tipsnya maka diharapkan pembelian rumah yang Anda lakukan akan berlangsung sukses dan memuaskan. Ada yang mengatakan bahwa membeli rumah seperti mencari jodoh, hal itu membutuhkan insting dan naluri untuk mendapatkan yang pas sesuai keinginan.

  • Ketahui status legalitas

Jika Anda membeli rumah idaman dengan sistem KPR maka harus Anda ketahui status yang dimiliki oleh rumah yang Anda beli tersebut. Pastikan rumah tersebut memiliki status Hak Milik dan status Hak Guna Bangunan. Karena kedua hal itulah yang akan menjamin didapatkannya hak Anda setelah pembelian sukses dilakukan. Bahkan meskipun Anda membeli rumah tersebut dengan bentuk girik. Demi keamanan dan kelancaran jual beli maka Anda juga harus mendaftarkannya pada status Hak Milik.

Namun perlu diingat, bahwa untuk mengurus status tersebut membutuhkan waktu dan proses yang cukup panjang. Meski terdengar lebih ribet dan repot, ingatlah bahwa hal itu untuk menjamin didapatkannya hak Anda sesuai dengan apa yang sudah Anda bayarkan saat pembelian rumah.

  • Pertimbangkan pemilihan lokasi

Kemudian tips yang kedua adalah pertimbangkan lebih jauh dalam hal pemilihan lokasi. Bahkan menurut seorang ahli, hal pertama yang perlu dilakukan adalah 4L, yaitu lokasi, lokasi, lokasi dan lokasi. Dan untuk memilih lokasi Anda harus melihat apakah akses untuk menuju lokasi tersebut mudah atau tidak? Bagaimana peruntukan rumah yang akan Anda beli? Tepat atau tidak untuk keluarga Anda. Serta pertimbangkan juga segi prospek atau tidaknya jikalau sewaktu-waktu ada hal yang mengharuskan Anda pindah maka rumah tersebut bisa dengan cepat Anda jual dengan harga yang layak pula.

  • Lihat lingkungannya

Kemudian tips yang selanjutnya adalah lihat seperti apa lingkungan sekitar rumah yang akan Anda beli nanti. Umumnya untuk jenis rumah yang berada dalam perumahan akan memiliki aneka ragam fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan penghuni perumahan. Seperti misalnya taman bermain, arena olahraga hingga pusat perbelanjaan lengkap.

  • Gunakan akal sehat Anda

Setiap sales perumahan atau rumah pastinya akan menggunakan segala jurusnya untuk bisa menjual rumah yang mereka tawarkan pada Anda. Nah disini Anda harus tetap menggunakan akal sehat Anda agar supaya tak terjebak dengan segala rayuan mereka. Jika memungkinkan lakukan survey terhadap beberapa jenis rumah dan bandingkan fasilitas serta harga yang mereka tawarkan pada Anda.

Pilihan Membeli Rumah Siap Huni atau Indent

Ketika Anda membeli rumah secara KPR maka akan ada dua pilihan yaitu membeli rumah yang siap huni ataukah membeli rumah secara indent? Membeli rumah secara indent artinya Anda akan membeli rumah yang dibangun setelah terjadinya akad jual beli rumah. Ada keuntungan dan kerugian pada masing-masing jenis rumah yang dibeli tersebut.

Yang pertama adalah jenis rumah siap huni. Untuk jenis rumah siap huni Anda akan mendapatkan keuntungan dimana rumah siap untuk Anda tempati kapan saja Anda menginginkannya. Hal ini membuat Anda bisa lebih hemat sehingga tak perlu lagi mengeluarkan uang untuk biaya kontrak rumah. Dengan catatan saat itu Anda memang masih kontrak rumah baik sendiri maupun dengan keluarga.

Keuntungan selanjutnya adalah dimana Anda bisa dengan mudah menjelaskan pada pihak bank tempat Anda mengambil pinjaman KPR. Biasanya pihak bank akan menanyakan tentang detail rumah yang akan dibeli melalui akad pembiayaan dari bank yang dipilih. Dalam hal ini akan lebih mudah ketika rumah sudah siap huni dan jelas bagaimana bentuknya.

Nah sekarang apa yang menjadi kerugian rumah siap huni? Biasanya karena pembangunan rumah tak melibatkan Anda maka desain rumah pun tak sesuai dengan keinginan Anda termasuk denah rumahnya. Kemudian Anda juga tak bisa melakukan pemeriksaan langsung terhadap jenis bahan material bangunan yang dipakai untuk membangun rumah tersebut. Awet atau tidaknya Anda hanya bisa menunggu waktu sambil menghuninya saja.

Untuk jenis rumah yang kedua yaitu rumah indent memiliki keuntungan dimana Anda bisa ikut terlibat dalam pembangunan rumah tersebut. Artinya Anda bisa ikut menambahkan atau mengubah denah rumah sesuai dengan keinginan Anda. Selain itu pengecekan bahan material bangunan yang digunakan pun bisa Anda lakukan sendiri sehingga mengetahui bagaimana kualitas bangunan rumah Anda nantinya.

Namun karena pembangunan rumah akan dilakukan setelah akad jual beli dilakukan maka secara otomatis Anda tak bisa langsung menghuninya. Inilah kelemahan membeli rumah secara indent. Kemudian selanjutnya Anda juga tak bisa memperkirakan kapan selesai pembangunan. Kebanyakan orang lebih khawatir pembangunan akan berlangsung lebih lama dari perkiraan. Itulah beberapa tips untuk memilih dan membeli rumah idaman dengan sistem KPR agar lebih puas serta sesuai dengan keinginan.

error: Content is protected !!